Kamis, 10 Desember 2020

KERINGAT KEBAHAGIAAN

 


-Bangkit Setengah Terjatuh-

ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB

Mari sejenak untuk membaca cerita yang tidak penting ini untuk menjadi penting ketika di bacanya, membaca jangan hanya sekedar membaca karena hal demikian bisa terlintas dan tidak melekat dalam hati, baca dan hayati, siasati, dan maknai itu metode membaca yang baik

**SELAMAT MEMBACA**

    Dimana ada Matahari disitulah kaki berpijak, malam menjadi siang dan siang menjadi malam itulah kira-kira peribahasa yang cocok untuk diri saya pribadi. Saya sadar begitu mahal waktu siang dan malam yang saya sia-siakan selama ini hanya untuk mengurus hal-hal yang tidak begitu bermanfaat bagi diri saya prbadi.

Berusahalah untuk menjadi diri sendiri tanpa harus membesarkan topeng untuk menutupi rasa kemaluan kita hanya dengan pekerjaan yang kita miliki karena itu adalah hal keserdahaan yang kita miliki untuk hari ini dan masa yang akan datang, apapun yang sudah kita tekuni hari ini jangan pernah hilangkan kebiasaan itu dari diri kita, karena orang lain melihat dan menilai kita itu dari apa yang kita miliki yang sebenarnya, bukan yang pura-pura mewah namun bukan milik kita yang sebenarnya

Saya berdiri tegak di tepi jalan ini bukan karena saya bergaya. Namun, itu adalah kebiasaan yang saya lakukan demi memperjuangkan sebuah angka yang bisa menyambung nafas saya setiap harinya. Hanya saja terkadang orang besar tidak memperdulikan orang-orang yang di sekitar kaki lima itu. Namun, itu tidak membuat saya gentar untuk tetap kokoh berdiri di tempat itu bersama gerobak yang selalu setia menemani keseharian saya.

    Begitu banyak cerita lucu yang saya dapati dari jualan ini,  ada yang lucu, cuek,  marah-marah semua saya dapatkan dari tempat yang sederahan itu. terkadang menunggu sampai berjam-jam hingga jenuh saya menunggu pelanggan untuk memberlinya. Tapi hal itu tidak membuat saya menyerah untuk berhenti jualan. Karena saya sering dapat kata movitasi dari guru saya,  beliau berkata: 

"Ketika kita jenuh dengan sesuatu yang kita miliki atau dengan hal-hal yang kita punya, jangan pernah tinggalkan hal tersebut. Karena kehidupan ibarat tanah liat yang di lempar ke dinging ada yang melekat, ketika kita menjadi tanah yang jatuh terus bangkit hingga kamu bisa menyamai dengan posisi tanah yang berada di atas tersebut: Mr. Ridwan, S.Pd." itu pesan beliau yang selalu melekat di otak saya.


Mungkin cerita kita akan berbeda pada hari ini,  tapi percayalah bahwa seseorang berjuang di masa lalunya pasti akan sukses di masa depannya. Bukan mereka yang berbahagia di masa sekarang lalu bisa tertawa di masa depan di jamin itu tidak akan menjanjikan kebahagiaan. Kapan anda mengubah dunia jika hari ini saja anda masih senang dengan dunia Game yang setiap malam di jadikan rutinan.


Inilah cerita saya yang selalu di tulis setiap hari ketika berada di berobak untuk di jadikan sebuah memori dalam hati yang di ceritakan untuk anak-anak saya nanti nanti ketika sudah lanjut usia dan semoga yang membaca juga bisa sukses di masa depan dan bahagia di masa tuanya nanti. amiinnnn

Semoga bermanfaat bagi kita semua yang membaca khusus nya bagi diri penulis pribadi dan semoga bisa di terima cerita ini dengan baik amiiinnnn....

Wassalamualaikum Wr.Wb..

***Selamat Membaca***



---------------------------------
Siantan, 10 Desember 2020

            Thalab Jeje

mediathalab99.blogspot.com


1 komentar: